Tips Pilih Hotel Saat Bepergian

Bagaimana Anda memilih hotel saat bepergian? Yang penting murah? Jangan pernah meremehkan tempat Anda beristirahat malam, terutama ketika sedang liburan atau dalam perjalanan bisnis. Berikut ini sejumlah tips yang perlu diperhatikan saat memilih dan menginap di hotel.

Kekuatan pilihan

Pilih hotel yang tepat merupakan separuh dari pertempuran. Banyak orang hanya butuh beberapa menit untuk mengamati kamar hotel, patokannya seringkali hanya harga yang paling murah. Meski harga merupakan pertimbangan umum, ingat bahwa semua hotel ingin kamarnya penuh dan pengelola hotel akan berjuang untuk memenuhi kamar-kamarnya setiap malam. Jadi, jangan sampai terjebak.

Untuk memperoleh hasil terbaik, pesanlah kamar terlebih dahulu melalui biro perjalanan dan cobalah fleksibel dengan jadwal. Hotel yang target pasarnya pelaku bisnis biasanya punya tarif murah di akhir pekan yang mereka pertimbangkan sebagai off season.

Hubungi biro perjalanan, biro seperti itu bisa mengerti kebutuhan dan harapan Anda. Mereka dapat memilih hotel terbaik berdasarkan pelayanan dan kenyamanan yang tersedia, serta kedekatannya dengan pusat kota, bandar udara, restoran, dan aneka tempat hiburan.

Reservasi

Meskipun pemesanan tiket online sudah merupakan sebuah pilihan, tetap disarankan untuk memesan melalui biro perjalanan. Jika Anda memilih kontak langsung ke hotel, bisa juga tetapi harus siap dengan biaya tambahan untuk biaya telepon. Banyak hotel punya nomor bebas pulsa yang bisa dihubungi. Jika tidak ada nomor seperti itu, dan Anda harus telepon ke hotel secara langsung, sebaiknya telepon sore atau malam hari karena pagi merupakan waktu tersibuk yaitu saat para tamu check out.

Begitu kamar tersedia, dokumentasikan semua informasi tentang hotel dan rencana perjalanan untuk ditinggalkan kepada seorang teman atau tetangga jika terjadi kondisi darurat.

Jika Anda pesan kamar hotel lewat biro perjalanan, buatlah salinan konfirmasi dari reservasi yang mereka berikan kepada Anda, yang menyatakan dengan jelas informasi mengenai hotel dan tanggal kedatangan serta tanggal Anda keluar. Bawalah informasi tentang konfirmasi atau print out reservasi dari e-mail ketika Anda chek in. Hotel bisa saja tidak secara sengaja memasukan informasi reservasi yang salah atau tidak benar, maka sangat bijak jika Anda membawa semua berkas tentang reservasi itu untuk berjaga-jaga.

Keterlambatan

Tidak ada yang lebih buruk dari pada mengemudi sepanjang hari dan tiba di hotel hanya untuk mengetahui reservasi Anda sudah hangus atau tidak ada kamar yang tersedia. Kunci agar tidak pernah mengalami hal seperti ini adalah mengetahui berapa lama toleransi untuk kerterlambatan. Kebanyakan jaringan hotel akan menahan reservasi normal sampai jam enam sore. Bagi yang tiba lebih malam akan diminta menjamin pemesanan dengan memberikan nomor kartu kredit. Dengan jaminan Anda akan aman, bahkan bagi mereka yang tiba setelah tengah malam, ranjang hangat tetap menanti. Hotel berhak membatalkan reservasi yang belum dijamin. Bila Anda terlambat, telepon ke hotel dan minta mereka untuk menahan reservasi Anda sampai Anda tiba.

Tidak ada kamar

Meskipun tidak mendapat kamar karena over-booking atau kesalahan dalam reservasi, tidak usah panik dan hilang semangat. Banyak hotel akan ikut membantu mengatasi masalah itu dengan memberi tawaran untuk menginap di hotel yang masih dalam satu jaringan yang letaknya berdekatan. Jika reservasi Anda yang hangus itu dijamin, pastikan bahwa kualitas kamar di hotel yang baru sama atau lebih baik, dan Anda tidak dibebankan biaya tambahan. Hotel juga harus menanggung biaya transportasi Anda ke sana. Jika hal-hal ini tidak ditanggung, mintalah untuk bicara dengan manajer atau kontak biro perjalanan guna meminta bantuan.

Customer service penuh senyum

Sebagai konsumen yang berharga, kepuasan Anda sangat penting. Staf hotel telah dilatih bekerja dari waktu ke waktu untuk memenuhi kebutuhan Anda. Namun masalah dapat saja muncul, seperti tetangga kamar yang reseh (tidak kooperatif). Maka, cari tahulah hirarki layanan pelanggan di hotel untuk mendapat solusi yang cepat. Telepon ke biro perjalanan selalu merupakan langkah pertama yang baik, sehingga mereka bisa bicara dengan pihak hotel dan mengetahui jalan keluar dari setiap masalah. Meski sebatas pembelaan dan anjuran, biro perjalanan biasanya dapat meredakan banyak situsi sulit yang dapat memuaskan Anda dan pihak hotel.

Di hotel, petugas front desk terlatih untuk menangani persoalan tanpa melibatkan manajer. Maka, sampaikan masalah Anda secara jelas dan biarkan mereka mengatasinya. Dari sikat gigi yang kelupaan sampai relokasi kamar, petugas font desk akan menawarkan bantuan yang cepat dan langsung. Jika keluhan Anda di luar jangkau mereka, mintalah secara santun untuk bertemu dengan manajer. Para manajer lebih memahami pentingnya kesetiaan konsumen dan memiliki kewenangan untuk menawarkan diskon kepada tamu pada saat itu atau untuk masa datang. Jika tidak ada yang bisa dilakukan dengan manajer, kontaklah departemen customer service. Untuk itu, pastikan Anda menulis dengan benar nama orang dengan siapa Anda bicara, tanggal menginap, harga serta persoalan yang dihadapi.

Check in

Satu-satunya soal ketika chek ini seharusnya hanya saat di konter. Dengan pemesanan yang sudah dibuat, pihak hotel menginginkan Anda untuk menempati kamar secepatnya. Jika semua informasi telah konfirmasi, pastikan bahwa harga yang diberikan adalah harga yang sesungguhnya. Tanyakan waktu check in yang biasa dan tanyakan pertanyaan spesfik tentang area dan layanan yang diberikan. Mintalah kartu nama hotel untuk berjaga bila Anda tersesat.

Hal-hal yang mungkin Anda butuhkan

Hal-hal yang diperlukan sangat bergantung pada kebutuhan Anda, tanyakan apakah hotel menawarkan atau menyediakan hal-hal berikut:
Layanan laundery atau papan setrika dan seterika di ruangan
Pengering rambut
Voltage converters
Mesin pembuat kopi, kulkas atau perlengakapan dapur dalam kamar
Koran pagi
Makan pagi
Akses ke mesin faks, fotokapi atau printer, internet
Mini bar
Kotak penyimpanan dalam kamar (in-room safe)
Tv kabel, film atau video games
Fasilitas rekreasi
Akses telepon ke luar
Tempat parkir yang memadai
Fasitas antar jemput ke bandara atau ke tampat lain
Ranjang bayi atau kasur gulung

Tidur nyenyak – cara menginap yang aman

Keamanan merupakan prioritas bagi Anda dan pihak hotel. Begitu memasuki kawasan hotel, berhati-hati dan waspadalah. Jika Anda membawa mobil, parkirlah di tempat yang terang, dekat jalan masuk ke kamar Anda, kunci semua pintu serta simpan barang-barang berharga dalam bagasi dan tidak terlihat. Jika diberi pilihan, mintalah kamar dengan koridor jalan masuk di dalam. Saat di resepsionis mintalah penjaga menuliskan nomor kamar Anda sehingga tidak ada yang dapat mendengarnya dan simpan kunci kamar Anda secepatnya jika ada nomor kamar tercetak di atasnya.

Begitu berada di kamar, kunci pintu dengan kunci dan chain lock dan cari tahu penjelasan tentang pintu darurat yang biasanya ada di belakang pintu. Jangan buka pintu untuk siapa pun meskipun Anda sedang menunggu seorang teman atau room service, kecuali Anda mengenal orang tersebut dari suara maupun lewat lobang intip.

Check out

Setelah selesai menginap, chek out semestinya merupakan pengalaman yang menyenangkan sepanjang tidak ada kejutan, seperti barang tertinggal atau tagihan ekstra. Periksa kamar secara menyeluruh sebelum keluar, termasuk laci-laci, kloset, dan kamar mandi terutama di balik tirai shower dan di belakan pintu kamar mandi.

Banyak hotel menentukan jam check out bervariasi antara pukul 11.00 – 14.00. Jika Anda butuh tambahan waktu mintalah di awal atau Anda akan dikenakan biaya tambahan satu malam. Periksalah tagihan untuk memastikan semua biaya akurat, dan Anda menerima diskon yang pantas. Saat melakukan transaksi. mintalah tanda terima.

Tip

Setiap kota atau kawasan atau negara punya kultur atau kebiasaan berbeda tentang pemberian tip, demikian juga dengan besarnya tip. Di Amerika misalnya, tip untuk doorman yang menghentikan taksi mencapai 1-2 dollar, sekitar Rp 10.000 – 20.000, angka jadi lebih besar jika si doorman menghentikan taksi dalam cuaca buruk. Baiklah disebutkan saja siapa yang perlu diberi tip. Selain doorman yang perlu diberi tip adalah petugas housekeeping, room service, bellhop atau porter, valet, dan petugas tempat penitipan (concierge).

Akhirnya, selamat menikmati liburan berikutnya di hotel pilihan Anda .
EGP

Agar Tetap Sehat Selama Pelesiran

Ada tiga masalah kesehatan umum para pelancong yaitu jet lag, penyakit ketinggian (altitude sickness) dan diare.

JANGAN sampai acara jalan-jalan yang telah lama Anda rancang dan nanti-nantikan jadi berantakan gara-gara masalah kesehatan yang mendadak muncul yang sesungguh bisa bisa dicegah. Maka, sangat penting untuk selalu jaga kesehatan, entah Anda di rumah atau dalam perjalanan. Namun dalam perjalanan, seperti dalam liburan keluarga atau saat tinggal sementara di luar negeri untuk keperluan studi atau bisnis, ada sejumlah hal yang perlu perhatian khusus.

Soalnya, Anda akan sangat mudah terkena sakit ketika berada di tempat baru karena tubuh tidak punya cukup kesempatan untuk menyesuaikan diri dengan makanan, minuman, dan udara di tempat baru itu. Bepergian akan menempatkan tubuh Anda dalam situasi baru dan akan bersentuhan dengan hal-hal baru pula.

Jangan Pernah Abaikan Kesehatan

STRES dan kelelahan akibat perjalanan dapat membuat Anda jatuh sakit. Kabar baiknya adalah tubuh punya sistem kekebalan. Tetapi kondisi kurang tidur atau praktek diet yang buruk dapat menyebakan tubuh mudah terkena penyakit.

Hal pertama yang harus dilakukan jika bepergian, apalagi ke luar negeri, adalah mengetahui vaksin jenis apa yang dibutuhkan sebelum Anda berangkat. Jenis vaksin yang diperlukan sangat tergantung pada kondisi negara tujuan.

Turis dari negara maju misalnya, dianjurkan untuk mendapatkan vaksin tipus, hepatitis A dan B jika berkunjung ke negera berkembang. Jika berkunjung ke Nepal atau beberapa bagian wilayah India, Anda dianjurkan untuk mendapatkan vaksin meningitis terlebih dahulu.

Atau jika hendak ke bagian selatan Amerika dan Afrika, Anda sebaiknya mendapatkan vaksin demam kuning (yellow fever) terlebih dahulu. Jika ke daerah tropis yang tergolong endemik malaria seperti Vanuatu, Papua atau Ujung Kulon, bawalah obat anti-malaria.

Masalah Kesehatan Umum Dalam Perjalanan

ADA tiga masalah kesehatan yang umum terjadi saat orang bepergian yaitu jet lag, penyakit ketinggian (altitude sickness), dan diare.

Saat terbang melewati rangkaian zona waktu, Anda menerima jumlah cahaya yang berbeda dan itu dapat mengubah jam biologis tubuh Anda. Hal itu menyebabkan kondisi yang dikenal dengan sebutan jet lag. Jet lag dapat menyebabkan sejumlah gejala yang dapat merusak perjalanan seperti sakit perut, insomnia, dan kelelahan.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi jet lag; misalnya jika berjalan dari barat ke timur, jangan berada di bawah terpaan sinar matahari pada hari kedatangan. Jika Anda terbang dari timur ke barat, pergilah jalan-jalan segera mungkin setelah Anda tiba.

Sementara penyakit ketinggian (altitudes sickness) disebabkan oleh udara yang kering, oksigen yang berkurang, dan tekanan barometrik yang rendah pada saat Anda terbang atau berjalan ke tingkat ketinggian yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Akibatnya, Anda bisa saja mengalami masalah seperti sakit kepala, dehidrasi, atau sesak napas.

Beberapa orang terkena penyakit ketinggian pada ketinggian 5,000 kaki (1,524 meter), yang lain tidak terpengaruh sampai mencapai ketinggian 10,000 kaki (3,048 meter) atau lebih. Segera cari tahu batas toleransi ketinggian untuk tubuh Anda demi mengetahui jika ketinggian dapat menjadi masalah.

Pencegahan terbaik untuk masalah ketinggian adalah secara bertahap meningkatkan level ketinggian Anda setiap hari agar terbiasa dengan kondisi itu. Jika hal itu tidak mungkin dilakukan, gunakan obat acetazolamide. Obat itu dapat membatu menghilangan dan bahkan mencegah penyakit ketinggian.

Jika Anda berpikir mungkin akan mengalami masalah dengan ketinggian, bicarakan dengan dokter sebelum meninggalkan rumah.

Kasus diare mungkin terlihat banyak dan karena itu dianggap sepele, namun hal itu bisa menjadi masalah serius. Diare bagi para traveler dikenal dengan nama turista. Diare sering terjadi ketika bakteri asing memasuki saluran pencernaan Anda, biasanya karena makan makanan atau minum minuman yang terkontaminasi.

Cara terbaik untuk mencegah turista adalah berhati-hati terhadap makanan dan minuman selama dalam perjalanan.

Makan dan Minuman yang Aman

MAKANAN dan minuman apa yang aman untuk dimakan dan diminum? Semua makanan yang direbus umumnya aman, begitu pula dengan buah-buahan dan sayuran yang dikupas sebelum dimakan. Hindari makan daging mentah atau setengah matang, atau makanan yang disajikan dalam kondisi tidak dimasak.

Anda mungkin mendengar bahwa turis dari negara maju dilarang minum air di sejumlah negara berkembang, tetapi tahukah Anda mengapa? Persediaan air di banyak negara berkembang tidak ditangani seperti di negara maju; aneka bakteri, virus, dan parasit umumnya ditemukan dalam air.

Banyak ahli menyarankan untuk minum hanya air kemasan saat traveling. Jika menggunakan air keran, pertama harus merebus atau menjernihkannya dengan iodium tablet terlebih dahulu. Jika sedang sikat gigi, cuci lensa kontak, kumur, atau menambahkan es pada minuman, pertama-tama pastikan air itu aman untuk diminum.

Bawalah Obat

SAAT mengepak, masukan semua obat dan persediaan yang berkaitan dengan kesehatan yang biasanya Anda gunakan karena semua itu mungkin saja sulit ditemukan di negara lain jika persediaan Anda habis. Anda bisa saja menemukannya di negeri tujuan namun tetap ada resiko obat-obat itu terlalu keras atau lemah buat Anda. Obat-obat seperti bisa saja berupa obat berdasarkan resep dokter yang biasa gunakan seperti inhalers, obat alergi, insulin, lensa kontak dan vitamin.

Bawa juga obat penghilang rasa sakit seperti acetaminophen dan obat diare. Baik juga untuk membawa obat penghilang alergi meskipun Anda tidak pernah menggunakannya selama di rumah. Orang kadang-kadang menderita alergi terhadap serbuk sari dan unsur protein lain yang terdapat dalam lingkungan yang baru.

Tuliskan

MESKIPUN Anda telah memperhatikan semua yang hendak dimakan, diminum, dan cukup istirahat, Anda dapat saja masih bisa sakit. Jangan kuatir. Anda bisa menemukan petugas medis yang kompeten. Kuncinya adalah tahu ke mana harus pergi.

Untuk alasan ini, baik jika Anda selalu bawa riwayat medis dalam bentuk tertulis. Punya informasi penting seperti itu dapat membantu petugas medis membuat putusan yang tepat, dan Anda pun tidak perlu kuatir ketinggalan informasi penting saat Anda dalam kondisi sangat kecewa dan tidak bisa berpikir jernih.

Maka, sebelum meninggalkan rumah, buatlah riwayat medis yang mencantumkan informasi berikut ini:

nama, alamat, nomor telepon Anda

imunisasi

nama dokter Anda, alamat, dan telepon kantor dan darurat.

nama, alamat dan nomor telepon kantor asuransi kesehatan Anda, termasuk nomor polis

daftar masalah kesehatan yang tengah dialami seperti penyakit jantung, diabetes, atau AIDS

daftar obat-obatan terakhir yang digunakan dan nama perusahaan farmasi serta nomor telepon

daftar alergi obat, makanan, serangga, dan binatang

resep dokter untuk kaca mata atau kontak lensa

nama, alamat, dan nomor telepon orang tua dan relasi yang bisa dihubungi dalam kondisi darurat

Baik juga kalau Anda punya pengetahuan dasar tentang emergency medical. Hal itu tidak hanya berguna untuk Anda sendiri tetapi juga untuk membantu orang lain yang berjalan bersama Anda. Satu cara jitu untuk itu adalah Anda mengambil kursus tentang pertolongan pertama dalam kondisi darurat atau kursus dasar tentang life support.

Akhirnya, silakan mencoba, niscaya Anda bisa fokus pada pemandanngan, bukan pada masalah kesehatan. Anda pun bisa pulang ke rumah tanpa masalah. Selamat berlibur dan semoga tetap sehat!
Egidius Patnistik